Yang Belum Terucap

Karya: Ersa Abida


Aku tak pandai merangkai kata,
bahkan sekadar mengucap:
"Terima kasih," aku tak bisa.
Lidahku seakan kelu,
suaraku kehilangan daya.
Harusnya mudah,
namun bagiku sulit.

Padahal, banyak hal
yang ingin kusampaikan kepadamu,
wahai perempuan yang kupanggil 'ibu'...
namun, suaraku kembali tertahan,
menyimpan rasa
di dalam hati kecilku.

Bu... semakin hari engkau menua,
sedangkan aku masih terus berupaya.
Kulihat ubanmu memenuhi tempat
di sela rambut yang dulu legam,
dan tanganmu kini bergetar
saat menuang air.

Mungkin aku belum mampu
mewujudkan harapan yang engkau titipkan di pundakku.
Meski terkadang aku terlihat
seolah tak mematuhi keinginanmu,
sungguh, aku tetap berusaha.

Hanya saja, Bu...
mungkin engkau lupa mengajarkanku
cara bersabar dalam keadaan.
Aku masih belajar memahami,
masih berjuang menemukan arah,
sementara waktumu diam-diam pergi...

Bu... jika sabar ada wujudnya,
pasti ia berwajah sepertimu.


Sanggeng, 29 Oktober 2026