Bara ditengah maruta

Karya: Zivilia Damayanti


Meskipun maruta menderu tanpa henti,
Langkah ini takkan gentar menantang diri.
Ada bara kecil yang tetap menyala terang,
Di dada yang menolak tunduk dan kalah.

Bertahan bukan sekadar berdiri tegak di
Tengah badai
Melainkann merangkul sunyi saat dunia memilih abai
Ada retak di jiwa yang tak pernah benar benar pulih
Namun dari celah itulah kirana baru terpilih

Aku belajar bernapas dalam bilik tekanan
Menjadikan sabar sebagai selimut di malam kelam
Sebab hidup bukan tentang tak pernah jatuh ke jurang
Tapi tentang bangkit merajut cinta,dan kembali pulang


Kalimatan Timur,4 november 2026