TITIK RINAI

Karya: NISRINA HUSNI ARIJ


Sajak, nada, dan irama mengalun apik di telinga.
Titik-titik kecil menerjang beriringan.
Bunyi-bunyiannya tak menentu.
Tik... tik... tik... Bising.

Berapa banyak lagi yang mampu telingaku tampung?
Kala ia datang dengan menyebalkan, sering kali membuatku terpaku seperti patung.
Memandang sesuatu yang tak pasti,
Membuat ku berpikir akan banyak hal yang menanti.

Di antara suara jam dinding panjang yang mengalun bertahun-tahun,
apa mungkin aku mampu berlama-lama di dunia yang sempit ini?
Penuh sesak, manusia-manusia itu sialan.
Tapi aku teringat betul, akulah manusia sialan itu.
Derik langkah beratku ini mampu apa?
Jatuh, dan patah, sudah mirip seonggok tulang tak bernyawa.

Dalam pedih yang kucipta, pantas betul aku di sini.
Mereka ini sudah menyatu bersama kebisingan,
tertampar bintik kecil dari langit.
Tak berdaya, jatuh!
Akhirnya tak kalah bobrok dari alam yang berguncang.


Jakarta, 19 Oktober 2026