Tempat Luka Beristirahat

Karya: Windy Rizqita Putrianti


Kuteguk jenuh jiwa nan gila
hingga getir mengendap di dasar sukma
Sunyi bergema keras ditelinga
Terselubung senyum indah bak bianglala

Ke arah mata angin mana badai akan pulang
Di ufuk mana resah menemukan petang
Pada sarang mana laba-laba menetap
Tempat mana yang sudi merengkuh jiwaku

Barangkali pulang adalah kembali
Ke tempat yang dipeluk rasa aman
Tempat luka dijahit oleh benang kehangatan
Tempat darah dibersihkan dengan cinta
Hingga perih lupa caranya bernama

Aku ingin pulang
Bukan kepada rumah berdinding bata
Bukan pula pada ranjang yang menopang letih

Aku ingin pulang kepada dekapan ibu
Yang mampu meluruhkan rasa gundah
Membasuh seluruh luka jiwa

Di antara hangat yang tak pernah meminta balasan
Biarlah seluruh luka beristirahat


Bogor, 12 September 2026