Ketika Penunjuk Arah Itu Pulang
Karya: NAZWA ALICIA SETIA ANZANIHari itu, arah pulang terasa asing.
Sebab seseorang yang selama ini
menjadi penunjuk jalanku
telah lebih dahulu pulang kepada-Nya.
Kek,
dari tatapanmu aku belajar tentang keberanian,
dari langkahmu aku mengenal keteguhan,
dan dari nasihatmu,
aku tahu ke mana harus melangkah.
Kini, rumah masih berdiri seperti biasa,
tetapi ada sunyi yang tak pernah sama.
Kursimu tetap di sana,
hanya suaramu yang tak lagi menyapa.
Jika kelak langkahku kehilangan arah,
akan kuingat jejak yang kau tinggalkan.
Sebab meski ragamu telah tiada,
ajaranmu akan tetap menjadi cahaya
yang menuntunku melewati jalan kehidupan.
Dan ketika akhirnya aku tiba di tujuan,
semoga dari kejauhan kau melihatku,
tersenyum,
karena aku masih berjalan
di jalan yang pernah kau tunjukkan.
Bandung, 5 juli 2026