NUR KHALIZA NOVIANTI - Tubuh yang Menjadi Kuburan (Lirika 12)

📅 September 07, 2026

 Tubuh yang Menjadi Kuburan

Karya: NUR KHALIZA NOVIANTI


Di antara semua perpisahan yang pernah ada,
membunuh diri sendiri adalah luka paling berdarah.
Sebab tak ada karangan bunga,
tak ada pelukan duka,
dan tak ada satu pun manusia yang sadar
bahwa di balik tubuh yang masih bernapas ini,
seorang anak riang telah mati berulang kali.
Dulu, ia pernah tinggal tepat di balik dadaku.
Anak kecil yang tertawa paling lepas,
yang matanya selalu menyala oleh mimpi,
yang dengan bodohnya selalu percaya
bahwa besok akan baik-baik saja.
Ia tak pernah takut jatuh,
sebab ia percaya pada kakinya sendiri untuk bangkit.
Lalu dunia datang menghantam—
dan penjahat terbesarnya bukanlah mereka,
melainkan aku.
Aku yang memaksanya terus tersenyum saat dadanya sesak.
Aku yang menyuruhnya mengalah saat ia diinjak.
Aku yang menyiksanya dengan makian di dalam kepala
setiap kali ia gagal memenuhi harapanku.
Aku yang perlahan meracuninya
hingga ia lelah,
lalu menyerah.
Ia pergi tanpa pamit.
Hanya memadamkan lampu di mataku,
meremas habis seluruh keberaniannya,
dan berjalan pergi meninggalkan cangkang ini.
Kini, yang tersisa hanyalah aku.
Sebuah mayat hidup yang gemetar pada bayangannya sendiri,
menjalani hari dengan napas yang terengah,
dan terus meminta maaf atas keberadaanku yang menyedihkan.
Tawa yang keluar dari bibirku hari ini
hanyalah kebiasaan, bukan lagi kebahagiaan.
Betapa biadabnya mengetahui
bahwa sosok yang paling kubunuh di dunia ini
adalah satu-satunya orang yang pernah sungguh-sungguh mencintaiku.
Jika aku bisa memutar waktu
dan menemuinya di masa lalu,
aku hanya ingin berlutut,
mengusap lukanya, dan berbisik:
“Maafkan aku.
Aku tidak tahu bahwa dengan membiarkanmu terluka,
aku sedang membunuh satu-satunya alasanku untuk hidup.
Tolong... pulanglah.
Aku tidak tahu lagi cara menjadi manusia tanpa dirimu.”


Jakarta, 6 september 2026