Di mana hati memilih pulang
Karya: Nadzhifatul QolbiyyahAda jalan yang selalu mengingat langkah,
meski berkali-kali aku memilih menjauh.
Ada pintu yang tetap menyimpan hangat,
meski aku datang dengan hati yang penuh keluh.
Pulang bukan sekadar kembali
pada tempat yang pernah kutinggalkan.
Ia adalah tentang menemukan tenang
setelah panjangnya perjalanan
membuat kaki lelah dan hati kehilangan arah.
Kadang, aku pulang kepada rumah,
kadang kepada pelukan yang sederhana,
atau kepada seseorang
yang membuatku tak perlu berpura-pura
menjadi kuat sepanjang waktu.
Sebab sejauh apa pun aku pergi,
selalu ada sesuatu yang memanggilku kembali.
Bukan suara yang terdengar oleh telinga,
melainkan rindu yang diam-diam tumbuh
di dalam hati.
Kini aku mengerti,
pulang bukan tentang seberapa jauh perjalanan berakhir.
Pulang adalah saat hati akhirnya berkata,
“Di sinilah aku ingin tinggal,
di sinilah aku tak perlu mencari apa-apa lagi.”
Bekasi, 6 September 2023