Gumpalan Tanah
Karya: Jovi FebrianNak...
Ibu masih menyambut kehadiranmu
Meski tak lagi duduk di teras untuk menunggu
Dulu sering menghubungimu lewat panggilan suara
Dan sekarang, suara ibu menguap bercampur udara.
Rumah Ibu telah kehilangan pintunya,
Engselnya telah ditelan waktu,
Dan jendelanya tak lagi mengenal cahaya.
Tak ada teras untuk menampung langkahmu.
Kini rumah Ibu hanya sepetak tanah
Yang hanya cukup untuk tubuh Ibu merebah
Atapnya ditumbuhi rumput yang mengakar
Dipeluk nisan berbahan semen yang melingkar
Kemarilah jika duniamu terasa berat, Nak
Ceritakan kepada Ibu, lepaskan yang ada di benak
Mungkin Ibu tak lagi hadir secara raga
Namun hadir menyambutmu lewat angin yang menyapa.
Maka jika langkahmu lelah ditimpa duka
Datanglah, bersimpuhlah di atas pusara
Sebab sejauh apa pun kau mengembara di luar sana
Di rumah tanah inilah, kau selalu bisa pulang.
Surakarta, 11 September 2026