potret memori
Karya: Ghaisan HaviariAku tersungkur dihadapanmu. Melihat engkau berbaring di kainmu. Ku beri nama kain kafan. Harum, segar , dan wangi bagai belaian melati. Deraian air mata terus mengalir padamu. Ku pulang dari negeri orang. Melihat kabar engkau pergi meninggalkan kami. Kau sosok yang ku cari wajahmu bagai bunga matahari. Ku pulang dengan penuh beban yang kupikul. Tanpa kehadiranmu aku bisa apa. Kau sosok teman hidupku yang aku dambakan.kini kau hanya tersisa namamu. Kini...... Keikhlasanku masih amatir. Ku bisa melihatmu dari do'a. Semoga kau tenang disana. Semoga kau tenang. Berharap kita bertemu didunia lain.
Cimahi, Jawa Barat ,28 September 2026