Kapur Terakhir, Kenangan Pertama

Karya: Lintang Azka Nihayah


Disudut papan hitam dan putih,
tinta dan debu putih menari pelan,
mengukir rumus,kata, dan pesan,
sebelum waktu menyapu perlahan.

Genggaman tangan kini melonggar,
pada tinta dan kapur yang hampir habis,
meninggalkan goresan yang kian pudar,
dibalik senyum yang terpaksa.

Setiap goresan jejak awal,
tentang mimpi yang mulai berkembang,
tentang canda dan tawa dikelas itu,
yang kini hanya menjadi sulung.

Langkah kaki setiap melangkah jauh,
meninggalkan ruang yang penuh cerita,
namun kehangatan kelas ini,
akan abadi tersimpan didada.

Kapur dan tinta boleh sirna,
namun jejaknya menjadi awal segalanya.


Kebumen,28 Sep 2026