Kepada Senja yang Sama
Karya: Syafrizal Isnain MaulanaDi ujung senja, kusimpan namamu,
pada langit yang perlahan temaram;
meski musim berkali-kali berlalu,
hatiku tetap mengenalmu dalam diam.
Kau adalah bulan di jendela malam,
yang tak selalu hadir dalam genggaman,
namun cahayamu tinggal begitu dalam,
menuntun rindu pulang tanpa paksaan.
Jika waktu adalah sungai yang mengalir,
biarlah ia membawa usia menjauh;
sebab cintaku tak pandai berakhir,
ia tumbuh diam-diam, namun tetap utuh.
Dan bila kelak dunia berubah arah,
ketika langkah kita tak lagi beriringan,
namamu tetap menjadi rumah
bagi hati yang memilih satu tujuan.
Bojonegoro, 18 Agustus 2026