Karya: Revan Zainal Anggara
Puing Janji di Awan Biru
Dulu terucap manis janji dari bibirmu,
Membangun istana di angkasa biru.
Kini janji itu sirna terbawa angin,
Meninggalkan sunyi dan tanya di batin.
Ke mana pergi sumpah setia itu?
Menguap bersama derap waktu.
Menyisakan aku dan sepi merindu,
Yang kini rapuh bagaikan debu.
Padahal kita pernah berikrar sehidup semati,
Namun janji itu kini mati.
Kau pergi melangkah bersama dia,
Sahabat yang dahulu kupercaya.
Aku hanya mampu merajut harap,
Suatu saat nanti kau kan mengerti,
Arti kehilangan cinta sejati,
Yang takkan pernah bisa kembali.
Bahagialah bersama sahabat pilihmu,
Tanpa perlu menoleh ke masa lalu.
Sebab kini aku memilih melangkah,
Menatap masa depan tanpa lelah.
Sragen, 19 Agustus 2026