Karya: M. Syauqiy Habib Musthofa
Bukti
Mereka bilang setia itu sumpah mati.
Padahal ia cuma rutinitas pagi.
mendengarkanmu meracau soal mimpi yang ganjil.
tentang hantu, tawa,
atau amarahmu karena aku jadi penjahat di dalam tidurmu.
Setia adalah duduk di sebelahmu,
menjadi bukti pertama bahwa kau nyata saat membuka mata.
Tapi tubuh ini mesin yang pasti aus.
Telinga kelak tak lagi tajam menangkap ceritamu.
Ingatan akan berlubang,
lidah mendadak kelu,
Dan waktu selalu menagih utangnya.
Napas ini terlalu rapuh untuk diandalkan.
Maka kulempar tugas itu ke atas kertas.
Bukan pada badanku yang perlahan rusak.
Tapi di antara huruf yang kurakit untukmu.
Kertas ini tidak pernah tidur.
Ia tidak butuh mimpi.
Ia akan merawat wujudmu tetap nyata,
dan membenarkan semua ceritamu,
jauh setelah pagi kita akhirnya habis.
Magelang, 17 Agustus 2026