Ishmah Dinina Aulawiyah - Serat Abhisaapa (Lirika 11)

📅 Agustus 22, 2026

 Serat Abhisaapa

Karya: Ishmah Dinina Aulawiyah


Tengah ratri, di bawah rembulan pucat,
kudengar namaku dipanggil dari lorong pekat.
Sekar telon menghitam di ambang lawang,
sementara rongga raga menggigil menahan bimbang.

Kukira ini sekadar gangguan manah,
hingga jarum halus menjahit nadi dengan amarah.
Di dada, duḥkha tumbuh menjadi luka,
setiap denyut membawa wajahmu yang tak lagi sama.

Oh, Abhisaapa ... kutukan yang datang tanpa suara.
Siapa menitipkan dendam pada angin dan mantra?
Pengkhianatan paling nestapa
bukan tatkala kau pergi membawa cinta,
melainkan tatkala tangan yang pernah kugenggam mesra
diam-diam menyerahkan namaku kepada mantra.

Kini aku tak bertanya siapa pelakunya.
Sebab cermin telah retak sebelum kutatap wajahnya.
Di antara pecahannya, kulihat diriku sendiri ...
masih mencintai sosok yang telah memilih
menjadikanku persembahan bagi sakit hatinya sendiri.

Oh, Abhisaapa ...
cinta akhirnya lenyap
sebelum tubuhku sempat dikalahkan mantra.


Gresik, 20 Agustus 2026