Karya: Cantikaputrizulfa
di bawah langit biru,
di tengah rerumputan hijau,
awan berjalan perlahan.
pesawat yang hanya lewat sesaat,
lalu hilang entah ke mana arah tujunya.
aku di sini,
di bawah langit yang biru perlahan berubah kelabu,
sambil membaca buku
dengan secangkir teh favoritmu.
aku akan tetap di sini,
walau badai menerjangku,
memintaku untuk tidak menunggumu lagi.
tetapi aku akan terus menantimu
untuk kembali kepadaku
meski seribu tahun lamanya.
selalu kutunggu hingga di
penghujung titik penghabisanku.
Bogor, 10 Agustus 2026