Karya: AISAH RULLY GANESTI
Kau datang membawa janji,
menawarkan percaya di antara hari-hari yang sepi.
Aku menerimamu tanpa curiga,
mengira ketulusanmu akan tinggal selamanya.
Ternyata aku keliru.
Di balik senyummu, ada rahasia yang kau simpan.
Di balik kata “setia”, ada nama lain yang kau jaga.
Aku mengetahui semuanya ketika hatiku sudah terlalu dalam percaya.
Tidak ada suara ketika kepercayaan itu runtuh.
Hanya diam, air mata, dan pertanyaan yang berulang
mengapa aku yang tulus harus menerima luka?
Kini kau mungkin telah bahagia,
sementara aku masih belajar berdamai dengan kenyataan.
Aku tidak membencimu.
Aku hanya kecewa karena orang yang paling kupercaya
justru menjadi alasan aku takut percaya lagi.
Sejak hari itu, aku mengerti
pengkhianatan tidak selalu datang dari musuh.
Kadang, ia datang dari seseorang
yang pernah kita anggap rumah,
lalu pergi meninggalkan pintu yang terbuka sendiri.
Blitar, 17 Agustus 2026