RINTIK YANG MEMBAWA NAMAMU
Karya: WASHIFA AYUMNARintik mengetuk lembut atap rumahku,
Dedaunan sedang menikmati setiap
Rintiknya, tanah menghirup air yang
Tergenang, Kabut menyebar disetiap
Jendela.
Hujan membawa kembali namamu
Dalam benakku, setiap rintiknya
Membasahi halaman yang pernah kita
Lewati bersama, tanpa payung yang Menemani kita.
Jika hujan ini reda,
Apakah rinduku juga akan ikut mengering,
Bersama dengan genangan air yang
Perlahan, mengering?
Atau kamu akan tetap tinggal
Di genangan hatiku?
Biarlah...
Aku duduk di ambang pintu,
Menjadi rumah bagi hujan,
Yang tak pernah tahu alamat pulang.
Sumatera Utara, 10 Juli 2026