Bising yang Menenangkan
Karya: Syifa NurunnisaDi luar, langit mendadak gelap,
lalu suara berisik itu mulai memukul atap.
Satu per satu, makin lama makin lebat,
memaksa semua orang jalan bergegas, mencari tempat.
Bau tanah basah langsung menusuk hidung,
jenis aroma yang selalu berhasil bikin linglung.
Membuatku betah berlama-lama di balik jendela,
melihat air yang mengalir di kaca, membentuk pola acak tanpa rencana.
Hujan selalu punya cara sendiri,
membuat dunia yang bising ini mendadak sepi.
Semua orang terjebak, terhenti,
termasuk pikiranku, yang mulai berjalan-jalan mencari kenangan lama lagi.
Pada akhirnya, hujan bukan cuma soal air yang turun,
tapi tentang waktu yang dipaksa melambat,
dan kita yang diberi jeda untuk kembali mengingat.
Kudus,14 juni 2026