Ketika Langit Memilih Menangis
Karya: NAZWA ALICIA SETIA ANZANIKetika langit memilih menangis,
rintiknya jatuh membawa kabar yang lirih.
Membasahi tanah yang retak oleh letih,
menyirami harapan yang hampir tersisih.
Di setiap tetes yang menyentuh bumi,
ada kisah pilu yang tak sempat terucapi.
Namun hujan tidak datang untuk meratapi,
melainkan mengajarkan hati agar tetap berdiri.
Daun-daun menunduk menerima basah,
seperti jiwa yang belajar menerima resah.
Tak semua kehilangan berakhir dengan gundah,
sebab waktu akan menuntun langkah yang lelah.
Mendung boleh menutup cahaya hari,
angin boleh membawa sepi silih berganti.
Tetapi seperti hujan yang akhirnya berhenti,
setiap luka pun akan menemukan sembuhnya nanti.
Maka biarkan langit menangis sesekali,
sebab dari tangisnya tumbuh kehidupan kembali.
Hujan mengajarkan bahwa setelah sunyi,
selalu ada pelangi yang setia menanti.
13 Juli 2026