Bukan Hadirnya, Melainkan Jejaknya
Karya: M. AnshariSenja selalu datang perlahan,
seolah waktu sedang bercerita.
Tentang hal-hal yang pernah singgah,
lalu hilang tanpa banyak kata.
Aku sering memandangnya lama,
bukan karena warnanya semata.
Melainkan karena di dalam senja,
ada hidup yang terasa nyata.
Ada yang datang membawa tawa,
ada yang pergi membawa cerita.
Dan tidak semua yang berakhir
sempat berpamitan sebelumnya.
Kita tumbuh bersama harapan,
menyusun mimpi setinggi angkasa.
Namun waktu berjalan diam-diam,
mengubah banyak hal tanpa suara.
Mungkin hidup memang seperti senja,
datang dengan harapan yang berbeda.
Lalu pergi meninggalkan sesuatu,
yang baru terasa saat telah tiada.
Maka ketika cahaya meredup,
langit perlahan kehilangan warna.
Ternyata yang paling lama tinggal,
bukan hadirnya, melainkan jejaknya.
Banjarmasin, 15 Juni 2026