Teruntuk senja
Karya: keychia avrilia sinagaTeruntuk Senja,
bisikkan pada dunia.
dirimu tak perlu memaksa,
memenuhi langit luas dengan warna selain jingga.
Kukira ada cahaya,
Ternyata aku terlanjur kecewa,
menelan pahitnya janji yang pudar.
Jingga itu rapuh, tak pernah seluas harapanku.
Setiap senja aku menunggu dalam diam,
menanti warna yang tak punya kepastian.
Warna yang setia jadi saksi bisu
saat tawaku pecah, air mataku jatuh, lukaku berdarah.
Aku kagum melihat keindahanmu yang fana,
cantiknya sementara, tapi meninggalkan luka abadi.
Suatu saat nanti, walau mataku tak lagi sanggup menatapmu,
semoga warnamu menari leluasa, membakar langit tanpa izinku.
Saribudolok, 15 Juni 2026