Tetesan Hujan Menguap Rindu
Karya: Arfina Raysa NurfadhillahLangit Bekasi mendung kelabu siang ini,
Menjatuhkan jutaan bulir air ke atas bumi
Setiap tetesan yang terjatuh di balik jendela,
Membawa gemuruh rasa yang tak lagi reda.
Ada hangat yang pelan-pelan terkikis dingin,
Saat namamu dibawa menghilang oleh embusan angin.
Aroma tanah basah mulai menguar ke udara,
Membangkitkan kenangan lama yang sempat merona.
Aku terdiam menatap genangan yang makin penuh,
Meraba hati yang perlahan mulai runtuh.
Rindu ini berbaur bersama dengan derasnya rintik,
Mengalir syahdu dalam setiap detik yang berdetik.
Namun aku tahu badai pasti akan usai,
Menyisakan damai yang takkan pernah selesai.
Biar rindu ini menguap bersama sisa hujan,
Menjadi doa yang tenang di dalam pelukan.
Bekasi, 25 Juni 2026