Sebuah Sambutan untuk Hujan
Karya: Alfonsa Annora CelestynBumi mulai mengering
Tanah retak seperti luka lama
Sumur mulai kehilangan suaranya
Tanaman enggan berbuah
Orang-orang menengadah ke langit
Berbagai doa telah dipanjatkan
Seolah awan enggan mengasihani
Langit mulai mendung!
Tetes demi tetes berjatuhan
Doa kita t’lah terkabul!
Bersoraklah menyambut hujan!
Tanah mulai basah
Tanaman menjadi hijau
Bumi kembali bernyawa
Petrikor menyeruak memenuhi udara
Tersenyumlah kepada bumi dan langit!
Berterima kasihlah kepada hujan!
Berdansalah di bawah hujan!
Mainkanlah musikmu!
Sebab ini sambutan untuk hujan!
Bandar Lampung, 25 Juni 2026