Selat di Atas Ranjang
Karya: Yuliana LestariKau adalah lemari di seberang tempat tidurku
Kayumu yang dingin kusentuh setiap pagi
Tapi lacinya terkunci tanpa celah
Menyimpan petir yang tak berani kauucap
Aku adalah jendela di ruang yang sama
Kacaku bening, bisa kaulihat langit
Namun engkau tak pernah menepuk kusenku
Saat hujan merobek atap rumah kita
Ranjang ini menjadi selat sempit
Tubuh kita adalah dua tanah yang retak
Jembatan dari rambut dan napas telah usang
Lalu patah oleh angin diam yang membeku
Kita bertamu di rumah yang sama
Tapi tidur di musim yang berbeda
Dekat seperti pisau di saku
Jauh seperti mimpi yang tak dijemput.
Bogor, 19 Mei 2023