Karya: Syifa Eka Raudhatul Jannah
Kau dari tanah Nil, aku dari tanah Jawa,
Dua nama yang tak pernah dijanjikan bertemu.
Lewat layar IG, kita saling sapa tanpa suara,
Sederhana caramu, tapi imanmu menggetarkan kalbu.
Katamu pendek, ""Alhamdulillah"".
Balasku panjang, ""Alhamdulillah juga"".
Tak perlu banyak kata, cukup hati yang paham,
Bahwa cinta bisa tumbuh di tanah yang berbeda.
Kadang aku berpikir, jika takdir benar-benar mempertemukan kita,
Bahasa apa yang akan kita pakai?
Arabmu tak sampai padaku,
Indonesiaku tak sampai padamu.
Mungkin kita akan bicara dengan tatap mata,
Dengan senyum yang tak perlu diterjemahkan.
Mungkin dengan doa yang kita panjatkan diam-diam,
Meminta pada Tuhan yang sama, dalam bahasa-Nya yang satu.
Sebab cinta yang dibangun di atas iman,
Tak akan bingung meski kehilangan kata.
Ia tahu arahnya,
Meski lidah kita berbeda.
Pemalang, 20 Mei 2026