Karya: Annida naya prananinditya
Aku ingin tetap berjalan bersamamu,
Meski jalan kita penuh luka dan ragu.
Takdir Tuhan menyimpan banyak rahasia,
Yang kadang datang tanpa pernah kita duga.
Kita dihantam badai dari segala arah,
Menguji hati yang dulu begitu megah.
Kapal yang kita bangun dengan harapan,
Kini perlahan tenggelam bersama kenangan.
Aku mencari cara agar tetap bersamamu,
Meski dunia seakan menjauhkan diriku darimu.
Pada akhirnya kita harus saling melepas,
Walau hati ini masih enggan untuk ikhlas.
Aku masih menyebut namamu dalam doa,
Berharap Tuhan menjaga rasa yang tersisa.
Karena bersamamu adalah mimpi terindah,
Yang pernah hadir dan singgah begitu indah.
Aku tak pernah menyangka akan jatuh cinta,
Sedalam ini hingga sulit untuk lupa.
Dan bila akhirnya kita tak lagi bersama,
Percayalah, kamu tetap anugerah terindah yang pernah aku punya.
Semarang, 20 Mei 2026