MUHAMAD HILMAN FADILAH
"Prasasti Keteguhan : Keabadian Hati yang Terukir"Di bawah langit yang memanggul mendung kelabu, Kita melangkah, merajut asa di sela bebatuan terjal. Bukan sekadar raga yang beradu dalam debu, Melainkan pertautan jiwa yang menolak untuk gagal.
Saat badai kian menderu membawa gigil yang pilu, Engkaulah suar yang menjaga pijar tetap benderang. Kita menenun helaian kisah menjadi sejarah baru, Menghalau keraguan yang kerap datang menyerang.
Tiada keberhasilan yang tumbuh dari satu telapak, Melainkan dari genggaman yang enggan melepaskan. Dalam simfoni perjuangan yang kian serempak, Puncak kejayaan adalah janji yang sedang kita wujudkan.
Mari terus mendaki meski napas kian tersengal, Sebab di ujung jalan, kemuliaan telah menanti. Kebersamaan ini adalah warisan yang kekal, Prasasti keteguhan yang terukir abadi di dalam hati.
Bandung, 6 Mei 2026