Pertanyaanku
Karya: Miftahul HanifahAda jarak tak kasat mata
Yang mungkin takkan pernah sirna
Saat mulut bicara, saat kita bercerita
Sebuah kata melayang tanpa makna
Raga kita duduk bersebelahan
Namun hati terasa tak nyaman
Aku sibuk dengan alamku
Kamu sibuk dengan pikiranmu
Ada cerita yang menumpuk di hati
Hari-hari yang ingin dibagi
Lelah yang ingin dipahami
Riuh kepala yang ingin dimengerti
Dalam sunyi, aku selalu bertanya
Masihkah cinta itu hidup di antara kita?
Atau sudah sirna karena ego menjadi pemenangnya?
Apakah ini akhir dari segalanya?
Kenapa cinta kalah oleh kesalahan?
Kenapa maaf tak bisa diberikan?
Bukankah katamu cinta perihal mengikhlaskan kekeliruan pasangan?
Lalu apa yang membuatmu pergi dan meninggalkan?
Kesalahanmu harus dimaklumi
Sedangkan kesalahanku tak pernah dimengerti
Asal kau tau, hingga kini aku selalu mencari arti
Sebuah jawaban dari pertanyaan tak bertepi
Padang, 25 Mei 2026