Satu Rumah Berbeda Darah
Karya: Ma'rifat Anugrah Makutha RamaRuang tunggu perlahan telah usang
Waktu pun mulai menempati kursinya
Mengetuk kembali pintu di depanku
Disanalah sosok raga terpeluk rapat oleh dunia
Terasa memadati isi kepala yang tak seluas samudra
Terikat erat oleh takdir perlahan mendekat
Menolak bebas dari kurungan lapas
Langkah tegas diatas polosnya kertas
Mewarnai langit yang sama saat kita lihat
Terkadang kita berada dalam satu masa
Harus mencuri ruang dengan sang waktu
Agar hidup ini mempunyai makna berbeda
Saat senja menjemput kita disana
Membawa sang maut berada disampingnya
Pertanda rantai akan lepas dengan sendirinya
Membuatku sadar akan dunia telah fana
Yang berusaha satu rumah tetapi tidak sedarah
Mojokerto, 12 Mei 2026