FIRIANJU IRUANCAH SITOMPUL
Berusaha Bersama: Antara Rindu dan RaguAnju dan Ulan semestinya beriringan, tetapi terpisah oleh waktu dan keberanian. Anju terlalu sibuk. Hari-harinya dipenuhi tugas dan tenggat yang tiada habis. Ia lelah, bukan karena kerja, melainkan karena diam. Sementara Ulan menunggu. Bukan menunggu kemewahan, hanya satu langkah kecil dari Anju untuk berkata jujur.
Anju sebenarnya ingin dekat dan bicara panjang tanpa alasan. Namun keraguan selalu lebih cepat dari keberanian. Apa aku pantas? Apa aku cukup? pertanyaan itu terus berputar di kepalanya. Padahal Ulan tidak pernah meminta kesempurnaan. Ulan hanya ingin hadir—dalam bahagia, dalam letih, dalam usaha yang sama-sama mereka rawat.
Kisah ini bukan tentang cinta yang mudah. Tidak ada kilat atau kembang api. Yang ada hanyalah dua insan yang sama-sama berusaha: satu melawan waktu dan rasa takut, satu lagi berusaha untuk tetap percaya. Berusaha bersama tidak harus dimulai dengan "aku cinta". Bisa dimulai dengan "aku di sini".
Jakarta, 10 Mei 2026