Eliska Anggun Tina
Satu perahu, satu arahBagaikan perahu kayu yang sudah rapuh,
Yang harus melewati lautan yang tak selalu tenang,
Untuk mencapai suatu bukit yang sudah tertuju,
Dinaikin dua orang yang memiliki satu tujuan yang sama.
Mendayung perahu ke arah yang sama,
Meski takut dan ragu diam diam menyapa, namun harus saling menguatkan,
Meski ombak besar menghantam, kita ajari diri untuk bangkit perlahan,
Sebab bukit itu terlalu sulit untuk dicapai sendiri,
Dan kepulangan tanpamu lebih menyeramkan dari ombak besar.
Maka biarkan angin dan ombak laut menguji,
Asalkan dirimu tetap disini,
Biarkan dunia menjadi saksi,
Bagaimana dua insan ini berjuang untuk mencapai tujuan yang sama.
Dan kalaupun perahu ini sudah tidak kuat,
Kita buang beban yang berat,
Ku harap genggaman mu selalu erat,
Untuk selalu bersama mencapai bukit.
Serang Banten, 10 Mei 2026