Ombak Menjemput
Karya: Dhiny AlifiaMengenalnya ketika semesta lengah
Meski sudut bahunya tak pernah tertangkap
Oleh jemari yang menyeru laut untuk menyusul
Laut Selatan dan Utara singgah saat dua sukma menatap
Pada ucapanmu, aku bisa membuatmu sembuh
Sembuh dari kelalaian dunia abu-abumu
Bukan niatku tuk pergi saat dipaksa menunggu
Jika di balik kapal itu kau menahan agar tak runtuh
Laut, antarkan aku pada yang mungkin akan menjemput
Membangun purnama yang kita simpan
Tanpa takut terombang-ambing
Tanpa mau melepas genggaman
Tanpa membawa kabut di tengah hening
Takdir tak pernah salah, pun laut yang sanggup memisahkan
Hanya menunggu, meski bayangnya tak sempat ditawan
Tak salah jua menanam seribu janji
Ketika tangannya saja diambil alam mimpi
Jauh terlihat ia yang naif, sedang aku dibesarkan keraguan
Semesta, hitunglah jarak waktu dan usia!
Agar ombak tetap tahu caranya menjemput
Medan, 12 Mei 2026