Cahaya Bella Puspita - Riuh Kelu Si Usang (Lirika 9)

📅 Mei 11, 2026

 Cahaya Bella Puspita

Riuh Kelu Si Usang

Suatu saat nanti,
Berkata Si Pengendali pada Si Elang,
"Bagaimana rasanya dipuja oleh Si Usang?
Berdebu dan dua kali terbuang."

Kerjanya tak serajin semut,
Namun lamban seperti siput.

Oh, siapapun,
Minta Si Pengendali menutup mulut.

Tidakkah tinggal kugapai?
Potretmu yang tercetak dalam bingkai,
Melambai, hampir membuatku terbuai.

Karena aku,
Si Usang yang malang,
Mampu mengagumi pahatanmu, wahai Elang,
Bersembunyi lihai di balik bayang.

Dan aku,
Si Usang yang batu,
Nyaman hanya melihat punggung itu.

Tulungagung, 10 Mei 2026