Pernah Menjadi Tempat Pulang
Karya: Alfiqritul qoyyimahAku pernah menjadikanmu rumah, tempat paling tenang setelah hari yang melelahkan.
Pada setiap cerita yang kubawa,
selalu ada kamu yang mendengarkan tanpa rasa bosan.
Kamu selalu menjadi tempatku untuk pulang,
kamu seperti udara yang tak pernah hilang.
Namun waktu ternyata pandai mengubah segalanya.
Percakapan yang dulu hangat perlahan menjadi asing.
Tatapan yang dulu penuh harapan,
kini terasa menjadi sangat menyakitkan.
Kadang aku menangis ketika aku rindu,
tetapi aku sadar, akulah yang membuatmu pergi dariku.
Sejauh langkah kupergi,
aku tidak bisa menemukan dirimu di orang lain.
Karawang, 18 Mei 2026