Bertahan di negara yang hampir runtuh
Karya: Karunia Isma YuzaraHidup di negara agraris tapi bahan makan
mahal,
Hidup di negara hukum tapi keadilan bisa
dibeli,
Hidup di negara demokrasi tapi anti kritik.
Memang tidak mudah hidup di negeri yang pemimpinnya berbisa, tapi kami tetap bertahan karena rasa cinta kepada tanah air ini lebih besar sehingga mampu melawan rasa sakit penghakiman.
Tragedi 1998 terjadi lagi, dengan masalah dan rasa sakit yang sama serta mereka yang selalu memiliki tujuan sama, MENGAMBIL YANG BUKAN HAK MEREKA.
Kami hanyalah masyarakat kecil yang diperalat oleh mereka yang berkuasa, suara kami bagai intan permata saat pemilu lalu suara kami pula yang dibungkam saat meneriaki keadilan. ironis bukan?
Di kehidupan lain semoga negara kaya ini tidak lagi memperkaya mereka yang memiliki kekuasaan, melainkan memperkaya mereka yang miskin. miskin ekonomi, miskin pendidikan dan miskin logika.
Melawi, 3 November 2026