TERSERAH

Karya: Tri Puji Astutik



Di bawah temaram senja
Aku menepi dalam dadaku
Mengelus setiap lara
Menepuk sisa-sisa asa yang masih ada

Sembari menatap wajahku di cermin
Aku tertegun
Terlihat bagaimana lelah bahkan tak bisa bersembunyi dengan baik di balik sunggingan senyum
Menjelma kusam yang tak sudi mengalah pada gincu merahku

Di mana serinya wajahku
Mengapa lentiknya bulu mata tak mencegah sayu di mata ini
Benarkah sembab yang ditinggalkan perih yang merenggutnya
Merebut binar mata
Dan cerahku hilang entah ke mana

Aku lelah mencarinya
Bosan bertanya
Sering kali kusambangi atap semesta
Namun sepertinya ia bosan menenggak suguhan keluhku

Sekian lama lutut tertekuk
Yang kudapat adalah hitam dan kapalan
Dan langit masih tak bergeming
Hening

Kini kubalik cermin mengarah pada bisunya dinding
Kuteguk sendiri suguhanku beserta ampas kecewanya
Aku beranjak dan memunguti harap yang hanya sisa sekeping
Barangkali ini jawabannya


Magelang, 22 Oktober 2026