MESKI DUNIA RUNTUH
Karya: Saya Marselin Doko, seorang MahasiswaAku tetap bertahan di antara badai yang mengguncang dada.
Ketika semua orang pergi, aku memilih untuk tetap ada.
Langit mungkin runtuh, bumi mungkin retak,
namun kakiku menolak untuk beranjak.
Bertahan bukan tentang seberapa kuat aku menahan perih, melainkan tentang keberanian untuk memilih kasih.
Aku menangis, aku terluka, aku hampir menyerah,
tetapi doa kecil di hati kembali menyala.
Aku belajar bahwa hidup tidak selalu tentang menang,
kadang tentang tetap tinggal ketika segalanya hilang.
Maka hari ini aku bertahan, esok pun begitu,
meski dunia runtuh, aku tetap mampu.
Kupang, 22 Oktober 2026