Jarum Jam Yang Berdetik
Karya: Siti awalia siambatonAku adalah jarum jam yang terus berputar,
Menembus detik yang terasa hambar.
Tak pernah kutahu ujung perjalanan,
Namun,berhenti bukan lah pilihan.
Baterai boleh melemah Perlahan,
Dinding boleh menjadi saksi kelelahan.
Namun,selama masih ada daya,
Kujalani waktu dengan setia.
Aku pernah tertinggal dari harapan,
Seolah kehilangan arah dan tujuan.
Tetapi waktu mengajarkanku arti,
Bahwa bertahan adalah menghargai diri.
Jika esok tenagaku mulai berkurang,
Bukan berarti perjuanganku menghilang.
Sebab setiap detik yang kulewati,
Adalah bukti aku belum berhenti.
Biarlah dunia berlari mendahului,
Aku tetap bergerak sepenuh hati.
Sampai waktuku tiba untuk beristirahat,
Aku ingin di kenang sebagai yang kuat.
Rumah sakit, 29 Oktober 2026