Satu kelas satu jarak
Karya: Meyland fayza azzahraAku duduk dua bangku di belakangmu,
menghafal punggungmu lebih dari rumus di papan tulis.
Kau tertawa dengan temanmu,
aku tertawa dalam diamku.
Absen menyebut namamu setiap pagi,
sebagai doa kecil yang tidak pernah kau dengar.
Aku bertanya tentang tugas,
padahal yang ingin kutanya:
sudah sampai mana aku di hatimu?
Kau pinjam pulpenku tanpa ragu,
tak tahu pulpen itu kupinjamkan dengan jantung yang berdebar.
Guru menyuruh berkelompok,
aku berdoa namamu jatuh di samping namaku.
Aku memilih bertahan,
menjadi penjaga sunyi di kelas yang sama,
mengagumimu tanpa perlu kau tahu.
Karena beberapa cinta memang cukup sampai di sini:
satu kelas,
satu doa,
satu jarak yang sengaja tidak kuseberangi.
Bandung ,22 Oktober 2026