Bertahan Demi Impian Penulis

Karya: Keyla Ananda Putri


Bertahan Demi Impian Penulis

Aku duduk di depan meja kayu, memegang pena yang kerap terasa berat di tangan.
Banyak hari aku mencoretkan kata‑kata, namun tiada satu pun yang diterima orang ramai.
Orang sekeliling berkata, janganlah mengejar cita‑cita yang dianggap tiada berguna itu.
Mereka menghakimi, menyuruhku mencari pekerjaan biasa yang lebih pasti hasilnya.
Sering hati terasa terluka, pikiran ingin berhenti dari segala usaha yang lama ini.
Namun aku tetap bertahan, sebab jiwa sungguh ingin menjadi penulis yang dapat menuangkan kisah.
Aku tahu jalan ini penuh rintangan, tiada janji kemenangan yang cepat datang.
Tiada pujian setiap hari, hanya kesunyian dan keraguan yang kerap mendatangi.
Aku tetap menulis di kala senja, di kala hujan turun, di saat lelah merayap masuk ke tulang.
Bukan karena mudah, melainkan karena impian itu sudah bersemayam di dalam sanubariku.
Meski orang lain tiada percaya, aku terus berusaha agar suatu saat tulisanku dapat dibaca dan bermanfaat bagi sesama manusia.


Perdagangan, 21 Oktober 2026