Ritus Pelepasan

Karya: Dudung Wahyudin


Pada detak bungsu,
napas menguap menjadi udara.
Saat gema syahadat merayap,
ayat suci melepas raga.
Mata terpejam,
menyambut sunyi yang membeku.

Kain putih dililit rapat.
Bungkus seluruh rapuh.
Ratusan amin digemakan,
menyalati jasad yang luruh.
Doa mengantar langkah
menuju liang kubur.
Tempat ambisi dunia
akhirnya patah dan lebur.

Namun, belum sempat tanah pusara mengeras,
langkah kaki orang-orang menjauh.
Berbalik dengan lepas.
Meninggalkan sepetak makam
dalam kesendirian yang mutlak.

Kini, dari balik kegelapan bumi yang sesak,
aku menyerah pada takdir.
Mengunci dalam tak berdaya.
Melipat sisa doa,
lelap dalam sepi semesta.


Sumedang, 19 Oktober 2026