Bunga Liar di Kemarau Panjang

Karya: AMITHA MONICHA ZAHARA


Aku menyerah, di antara langit yang tak sudi menjawab,
di antara doa-doa kecil yang tumbuh, lalu layu sendiri.
Aku mengeja namamu seperti mantra yang patah di tenggorokan;
cahaya itu masih ada, tapi tidak lagi menyuluh pulang.

Aku menyerah bukan karena kalah,
aku menyerah karena mencintaimu sendirian terlalu bising.
Kau seperti hujan yang lupa cara jatuh ke bumi,
dan aku bunga liar yang memaksakan mekar di kemarau.

Jika harus kulepaskan genggammu malam ini,
biarlah dengan pelan, seperti daun jatuh ke pangkuan tanah.
Tidak ada dendam, hanya sunyi yang belajar bernyanyi;
aku pulang pada diriku sendiri yang lama hilang.

Kusimpan sisa kasih di saku paling dalam,
agar nanti ketika rindu bertamu, aku tidak lagi tenggelam.
Aku ikhlaskan bahagiamu, meski bukan aku lagi labuhannya,
di ujung cerita yang kau pilih sendiri, tanpa aku.


Tangerang,17 oktober 2026