Mawar terakhir

Karya: Aina Zaidah Mauludah


Aku menyerah bukan karna aku tak lagi mencintaimu.
Tapi aku lelah karna mawar ku tak pernah kau terima.

Aku menyerah bukan karna perasaan ku telang hilang.
Tapi aku lelah karna hatiku terus mengetuk, sementara pintu hatimu tak pernah terbuka untukku.

Aku berhenti, dan membiarkan mu terus menjauh.
Menatap sendu punggung mu yang selalu ku dambakan.

Aku Menyerah bukan berarti aku tak lagi menyayangimu,
tapi aku sadar bahwa hati yang kau jaga bukan ditakdirkan untukku.

Ini mawar terakhirku untukmu.
Bukan sebab kasihku telah layu,
melainkan sebab aku tak lagi tahu
harus ke mana kutitipkan cinta yang tak pernah sampai kepadamu.


Jakarta, 17 Oktober 2026