Pulang ( Denting Langkah Menuju Rumah )
Karya: Veronika Mardiana Lafu S.Pd.,GrDi balik riuh kota yang tak pernah tidur,
Aku melangkah menembus malam.
Di pundakku, tersimpan harapan yang riyuh,
tentang senyum ibu dan ayah yang menunggu di kampung halaman.
Setiap peluh yang jatuh di tanah asing
Aku tukar dengan mimpi-mimpi yang sederhana,
agar dapur di rumah tetap berasap,
dan tawa adik-adikku tak padam dimakan masa.
Namun, rindu adalah luka yang tak bersuara.
Kadang ia datang mengetuk di penghujung lelah,
membawa ingatan tentang hangatnya meja makan,
dan bau tanah basah setelah hujan di pekarangan.
Ingin rasanya Aku mengemas jarak dan pulang,
meletakkan penat di pangkuan sang ibu.
Namun nasib belum merestui langkahku,
tuntutan hari ini memaksa kakiku bertahan,
menunda pelukan yang saban malam Aku mimpikan.
Aku terus melangkah dalam senyap,
menghitung hari yang terasa kian panjang.
Membawa kerinduan yang kerap tak terbayar,
sembari berbisik pelan pada malam:
"Tunggu aku, aku sedang berjuang untuk pulang."
Kefamenanu, 29 September 2026