PERGI KE NERAKA

Karya: Shafiyyah Naziha



Aku menyusuri negeri yang
diwarisi kata “kaya”,
namun mengapa begitu banyak
tangan menggenggam lapar?

Aku menemukan pintu-pintu
di sepanjang jalan,
semuanya terbuka—
kecuali bagi mereka
yang sejak lahir
tak pernah diberi kunci.

Katanya, negeri ini milik semua.
Lalu mengapa ada yang
berlari seumur hidup,
mengejar tempat
yang diam-diam telah diambil
oleh mereka yang datang lebih dulu?

Aku terus berjalan,
hingga jalan itu berakhir
di hadapan sebuah pintu.

Tak ada penjaga.
Tak ada kunci.

Hanya tulisan kecil di atasnya:
SELAMAT DATANG.


Cikarang,13 September 2026