Kunci Yang Karatan Di Saku

Karya: Salwa Salimatu Assadiyah


Kusimpan kunci ini bertahun di saku,
kunci rumah yang tak pernah lagi kubuka.
Karatnya mengendap bersama waktu,
menyimpan janji yang perlahan kehilangan suara.
Kini aku pulang bukan untuk membuka pintu,
melainkan menutup luka yang lama menganga.
Halaman itu telah ditumbuhi ilalang,
menelan jejak langkah yang pernah pulang.
Pulang kali ini serupa ziarah,
menyusuri reruntuhan masa yang telah rebah.
Namun di antara debu dan sunyi yang pekat,
kutemukan sepotong diriku yang sempat tersesat,
bagian yang lama kucari di kota-kota asing,
ternyata tertinggal di rumah yang tak lagi kutinggali.


Garut, 13 September 2026