Menghanyutkan Sisa Harap

Karya: Safitri Rahma Sari


Aku berada di bab daun yang gugur
Langkahku tertatih ke arah yang berseberangan
Tadinya kukira kita adalah selamanya
Tapi nyatanya,
jemari yang mendekap kini kian merenggang

Kompasnya tak lagi sejalan
Tujuannya sudah tak lagi sama
Biarkan aku melangkah menuju jauh

Maka, kan kurelakan jemari itu
Agar kita tak saling menusuk kan duka hanya untuk kata abadi

Pikulannya teramat berat
Mampukah kita pikul berdua?
Ah, mungkin dengan pundak asing yang berbeda
Aku pergi—menghanyutkan sisa harap yang terpaksa karam.


Karanganyar, 13 September 2026