ketika pulang tidak lagi memiliki arah
Karya: Qatrun nadaRumah, tempat pulang bagi seseorang,
tempat beristirahat paling tenang.
Sejauh kaki melangkah,
rumah adalah tempat ternyaman.
Setiap kaki yang melangkah
pasti akan menemukan jalan untuk pulang.
Namun, waktu mengubah banyak hal,
jalan-jalan yang dahulu dikenal
kini terasa asing.
Aku mencari rumah,
namun ia tak lagi menjadi tempat pulang untukku,
hanya menjadi persinggahan sementara.
Karena bagiku, pulang bukan hanya tentang rumah,
melainkan tentang setiap orang di dalamnya
dan kebahagiaan yang pernah ada.
lombok, 08 September 2026