Kepada Ayah, Lewat keheningan Malam
Karya: Meliya AgustinAyah,
kepergianmu membuat hati ini tergores tajam,
rasanya pedih dan ingin menghilang,
langkah pun ikut berhenti dan ingin pulang.
Tanpamu,
Keheningan malam selalu menemaniku,
aku menangis karena merindukan dirimu,
merindukan semuanya yang tak sempat aku rasakan.
Lantas mengapa engkau pergii ?
pergi sebelum aku mengenal sosok dirimu,
pergi sebelum aku merasakan pelukan hangatmu,
pergi sebelum aku mendengar suara lembutmu.
Kini hanya doa yang bisa ku titipkan
pada malam,
ku jaga dalam rindu yang tak pernah menghilang,
agar sampai padamu disisi Tuhan,
yang hanya bisa kupeluk samar lewat angin malam.
Ayah,
namamu selalu kusebut lewat alunan doa dan lantunan al-qur'an, karna hanya kepada Tuhan kuharap kau mendengar,
putri kecilmu mengirimkan doa dan
rasa rindu yang mendalam.
terimakasih ayah,
kepergianmu mengajarkanku artinya kehilangan, tanpa pernah merasakan perannya:)
Rangkasbitung, 08 September 2026