Jangan Lupa Untuk Pulang
Karya: NurhalisaKupandangi rumah dari ujung
Sakitnya melangkah bagai di sayat sembilu
Jutaan kenangan kian menghampiri
Terlukis indah dalam benak yang berisik
Kini aku kembali
Melihat ia yang kian menua
Senyum indah yang teramat hangat
Meluluhkan hati yang kian membeku
Aku bertanya mengapa ia menua?
Mengapa ia berubah?
Hanya sunyi yang menjawab pelan
Berapa lama engkau pergi?
Dingin malam yang menusuk
Hangat pelukan yang ia berikan
Mendekap jiwa yang hilang arah
Mengalahkan hangatnya api membara
Ia tempatku pulang
Mengadu betapa jahatnya sang malam
Menyembuhkan sayatan sembilu yang tajam
Meluluhkan hati yang pernah meradang
Palu, 19 september 2026